sistematika hukum perdata diindonesia

28 Mar

Sistematika hukum perdata di Indonesia

Sistematika ada dua pendapat yang pertama adalah :

 

Buku I              : berisi tentang orang , didalamnya diatur hokum tentang diri

                          Sesorang dan kekeluargaan ketentuan mengenai timbulnya hak keperdataan seseorang, kelahiran, kedewasaan, perkawinan, keluarga, perceraian dan hilangnya hak keperdataan. Khusus untuk bagian perkawinan, sebagian ketentuan-ketentuannya telah dinyatakan tidak berlaku dengan di undangkannya UU nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan.

Buku II             : Berisi tentang hal benda yaitu hukum yang mengatur hak dan kewajiban yang dimiliki subyek hukum yang berkaitan dengan benda, antara lain hak-hak kebendaan, waris dan penjaminan.

Buku III            : berisi tentang hal perikatan didalamnya diatur hak-hak dan kewajiban timbal balik antar orang atau pihak tertentu .yaitu hukum yang mengatur tentang hak dan kewajiban antara subyek hukum di bidang perikatan, antara lain tentang jenis-jenis perikatan (yang terdiri dari perikatan yang timbul dari (ditetapkan) undang-undang dan perikatan yang timbul dari adanya perjanjian), syarat-syarat dan tata cara pembuatan suatu perjanjian.

Buku IV            : berisi tentang pembuktian dan daluarsa. Didalamnya diatur tentang alat pembuktian dan akibatnyahukum yang timbul dari adanya daluarsa. Mengatur hak dan kewajiban subyek hukum (khususnya batas atau tenggat waktu) dalam mempergunakan hak-haknya dalam hukum perdata dan hal-hal yang berkaitan dengan pembuktian.

Pendapat kedua menurut ilmu hukum yaitu :

I.hukum tentang diri seseorang (pribadi) :  Mengatur manusia sebagai subjek dalam hukum,     mengatur tentang kecakapan untuk memiliki hak dan kecakapan untuk bertindak sendiri

II.hukum kekeluargaan : mengatur tentang perihal-perihal hukum yang timbul atas hubungan kekeluargaan

III.Hukum kekayaan : mengatur perihalhubungan-hubungan hokum yang dapat dinilai dengan uang

IV.Hukum warisan : mengatur tentang benda atau kekayaan seseorang jika ia meninggal .warisan juga berhubungan dengan keluarga karena menyangkut tentang peninggalan orang tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: