Biografi Moh.Hatta

28 Nov

BIOGRAFI MOH.HATTA

 

Mohammad Hatta lahir pada tanggal 12 Agustus 1902 di Bukittinggi. Di kota kecil yang indah inilah Bung Hatta dibesarkan di lingkungan keluarga ibunya. Ayahnya, Haji Mohammad Djamil, meninggal ketika Hatta berusia delapan bulan. Dari ibunya, Hatta memiliki enam saudara perempuan. Ia adalah anak laki-laki satu-satunya. Sejak duduk di MULO di kota Padang, ia telah tertarik pada pergerakan. Sejak tahun 1916, timbul perkumpulan-perkumpulan pemuda seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Minahasa. dan Jong Ambon. Hatta masuk ke perkumpulan Jong Sumatranen Bond. Sebagai bendahara Jong Sumatranen Bond, ia menyadari pentingnya arti keuangan bagi hidupnya perkumpulan. Tetapi sumber keuangan baik dari iuran anggota maupun dari sumbangan luar hanya mungkin lancar kalau para anggotanya mempunyai rasa tanggung jawab dan disiplin. Rasa tanggung jawab dan disiplin selanjutnya menjadi ciri khas sifat-sifat Mohammad Hatta.

Masa Studi di Negeri Belanda
Pada tahun 1921 Hatta tiba di Negeri Belanda untuk belajar pada Handels Hoge School di Rotterdam. Ia mendaftar sebagai anggota Indische Vereniging. Tahun 1922, perkumpulan ini berganti nama menjadi Indonesische Vereniging. Perkumpulan yang menolak bekerja sama dengan Belanda itu kemudian berganti nama lagi menjadi Perhimpunan Indonesia (PI).
Hatta juga mengusahakan agar majalah perkumpulan, Hindia Poetra, terbit secara teratur sebagai dasar pengikat antaranggota. Pada tahun 1924 majalah ini berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.
Hatta lulus dalam ujian handels economie (ekonomi perdagangan) pada tahun 1923. Semula dia bermaksud menempuh ujian doctoral di bidang ilmu ekonomi pada akhir tahun 1925. Karena itu pada tahun 1924 dia non-aktif dalam PI. Tetapi waktu itu dibuka jurusan baru, yaitu hukum negara dan hukum administratif. Hatta pun memasuki jurusan itu terdorong oleh minatnya yang besar di bidang politik.
Perpanjangan rencana studinya itu memungkinkan Hatta terpilih menjadi Ketua PI pada tanggal 17 Januari 1926. Pada kesempatan itu, ia mengucapkan pidato inaugurasi yang berjudul “Economische Wereldbouw en Machtstegenstellingen”–Struktur Ekonomi Dunia dan Pertentangan kekuasaan. Dia mencoba menganalisis struktur ekonomi dunia dan berdasarkan itu, menunjuk landasan kebijaksanaan non-kooperatif.
Sejak tahun 1926 sampai 1930, berturut-turut Hatta dipilih menjadi Ketua PI. Di bawah kepemimpinannya, PI berkembang dari perkumpulan mahasiswa biasa menjadi organisasi politik yang mempengaruhi jalannya politik rakyat di Indonesia. Sehingga akhirnya diakui oleh

PI melakukan propaganda aktif di luar negeri Belanda. Hampir setiap kongres intemasional di Eropa dimasukinya, dan menerima perkumpulan ini. Selama itu, hampir selalu Hatta sendiri yang memimpin delegasi.

Biodata dari Mohammad.Hatta

Nama               : Dr. Mohammad Hatta (bung hatta)

Lahir                : Bukittinggi , 12 Agustus 1902

Wafat               : 14 Maret 1980

Istri                  : (Alm) Rahmi Rachim

Anak                : Meutia , Gemala , halida nuriah

Gelar Pahlawan : pahlawan proklamator RI 1986

Pendidikan       :

                         Europese Largere School (ELS) di Bukittinggi (1916)

                         Meer Uirgebreid Lagere School (MULO) di Padang (1919)

                         Handel Middlebare School (Sekolah Menengah Dagang), Jakarta (1921)

                         Gelar Drs dari Nederland Handelshogeschool, Rotterdam, Belanda (1932)

Karir                :

                         Bendahara Jong Sumatranen Bond, Padang (1916-1919)

                         Bendahara Jong Sumatranen Bond, Jakarta (1920-1921)

                         Ketua Perhimpunan Indonesia di Belanda (1925-1930)

                         Wakil delegasi Indonesia dalam gerakan Liga Melawan Imperialisme

                         Ketua Panitia (PNI Baru) Pendidikan Nasional Indonesia (1934-1935)

                         Kepala Kantor Penasihat pada pemerintah Bala Tentara Jepang (April 1942)

                         Anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (Mei 1945)

                         Wakil Ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (7 Agustus 1945)

                         Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia (17 Agustus 1945)

                         Wakil Presiden Republik Indonesia pertama (18 Agustus 1945)

                         Wakil Presiden merangkap Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan 1948-1949

                         Ketua Delegasi Indonesia pada Konferensi Meja Bundar di Den Haag dan menerima penyerahan kedaulatan dari Ratu Juliana (1949)

                         Wakil Presiden merangkap Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Kabinet Republik Indonesia Serikat (Desember 1949 – Agustus 1950)

                         Dosen di Sesko Angkatan Darat, Bandung (1951-1961)

                         Dosen di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta (1954-1959)

                         Penasihat Presiden dan Penasihat Komisi IV tentang masalah korupsi (1969)

                         Ketua Panitia Lima yang bertugas memberikan perumusan penafsiran mengenai pancasila

 

http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/08/biografi-mohammad-hatta.html

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: